Sumber : Griffin, Ricky (2006). Business Edisi ke-8 Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.
1. Apakah empat tujuan utama penetapan sasaran dalam suatu organisasi?
2. Sebutkan dan jelasakan tiga tahap dasar perumusan strategi.
3. Hubungkan lima keahlian manajemen dengan empat aktivitas dalam proses manajemen. Contohnya, keahlian mana yang paling penting dalam proses pengarahan (directing)?
6. Identifikasikan manajer berdasarkan tingkatan dan bidangnya pada sekolah, akademi, dan universitas anda?
7. Jenis perusahaan apa yang keahlian teknis manajemen puncaknya lebih penting daripada keterampilan hubungan manusia atau keahlian konseptual? Apakah ada organisasi yang keahlian konseptualnya tidak penting?
8. Perbedaan apa yang mungkin Anda temukan dalam budaya perusahaan sebuah perusahaan manufaktur berumur 100 tahun di Northeast dan perusahaan e-commerce berumur setahun yang didirikan di Silicon Valley?
Jawaban :
1. 4 tujuan utama penetapan sasaran dalam suatu organisasi :
a. Penetapan sasaran memberikan arah dan panduan bagi para manajer di semua tingkatan. Seorang manajer harus mengetahui dengan tepat arah perusahaan untuk mengurangi adanya kemungkinan terjadi kesalahan. b. Penetapan sasara perusahaan mengalokasikan sumber dayanya. Perusahaan mengalokasikan lebih banyak sumber daya ke proyek-proyek baru dengan potensi penjualan yang besar.
c. Penetapan sasaran membantu membangun budaya perusahaan. Mendorong masing-masing divisi untuk menjadi nomor satu di dalam industrinya atau menjadi paling berharga di seluruh dunia sebagai budaya perushaan mereka.
d. Penetapan sasaran membantu manajer menilai kinerjanya. Penetapan sasaran perlu dilakukan oleh seorang manajer untuk mempermudah menilai kinerja karyawan. Misalnya, menetapkan target penjualan kepada karyawan, sehingga manajer tersebut tahu seperti apakah kinerja karyawannya.
2. 3 tahap dasar perumusan strategis :
a. Menetapkan sasaran strategis :
Sasaran strategis adalah sasaran jangka panjang yang langsung berasal dari pernyataan misi perusahaan. Setelah tahap itu organisasi bisa melakukan analisis SWOT. Mereka menilai kekuatan (S=Strength) dan kelemahan (W=Weakness) mereka. serta peluang (O=Opportunity) dan ancaman (T=Threat) lingkungan mereka dengan maksud memanfaatkan kekuatan, mengambil keuntungan dari peluang, menutup kelemahan, dan menangkis ancaman.
b. Menganalisis organisasi dan lingkungannya :
Analisis lingkungan untuk faktor-faktor eksternal, termasuk ancaman dan peluang. Analisis organisasi menguji faktor-faktor internal tersebut seperti kekuatan perusahaan dan kelemahan perusahaan.
c. Menyesuaikan Organisasi dan lingkungannya :
Langkah yang paling akhir dalam perumusan strategi yakni mencocokkan ancaman dan peluang lingkungan dengan kekuatan dan kelemahan perusahaan. Proses penyesuaian merupakan pusat dari perumusan strategi. Hal ini merupakan dasar bagi keberhasilan perencanaan dan pelaksanaan bisnis.
3. Hubungan 5 keahlian manajemen dengan 4 aktifitas dalam proses manajemen :
a. Perencanaan Proses perencanaan adalah proses manajemen yang menetapkan apa yang harus dilakukan oleh suatu organisasi dan bagaimana tindakan nyatanya. Proses ini efektif dilakukan oleh orang yang memiliki keahlian konseptual . b. Pengorganisasian Proses pengorganisasian adalah proses maanjemen yang menetapkan cara terbaik dalam mengatur sumber daya dan aktivitas suatu organisasi menjadi suatu struktur yang logis. Proses ini efektif dilakukan oleh orang yang memiliki keahlian hubungan manusia c. Pengarahan Proses pengarahan adalah proses manajemen dalam memandu dan memotivasi karyawan untuk mencapai sasaran suatu organisasi. Proses ini efektif dilakukan oleh orang yang memiliki keahlian konseptual, pengelolaan waktu, dan hubungan manusia. d. Pengawasan Proses pengawasan adalah proses manajemen dalam memonitor kinerja suatu organisasi untuk menjamin bahwa tujuannya dapat tercapai. Proses ini efektif dilakukan oleh orang yang memiliki keahlian teknis dan keterampilan hubungan manusia.
6. Universitas :
a. Rektor (Top Manajer)
b. Direktur Progam Sarjana, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, Dekan (Middle Manajer)
c. Kepala Staf Administrasi, Staf Dosen (First - Line Manajer)
7. Jenis perusahaan apa yang keahlian teknis manajemen puncaknya lebih penting daripada keterampilan hubungan manusia atau keahlian konseptualPerusahaan, misalnya Jasa Salon. Kemapuan Teknis sangat penting dimiliki oleh orang yg berkedudukan di manajemen puncak. Karena bila tidak memiliki kemampuan teknis, akan timbul kesulitan dalam memantau para pegawai dalam melakukan pekejaannya (melayani pelanggan).
8. Perbedaan yang tampak dari kedua perusahaan tersebut adalah terletak pada pengalaman yang dialami oleh masing-masing perusahaan. Perusahaan yg berumur 100 tahun akan memiliki system pengelolaan perusahaan yang sudah terorganisir dan tertata rapi. Selama 100 tahun berjalan, mereka sudah banyak mengalami berbagai peristiwa sehingga akhirnya mereka menemukan cara terbaik untuk menjalankan perusahaannya. Berbeda dengan perusahaan yg masih berumur 1 tahun. Sistem pengelolaan perusahaan mereka akan cenderung lebih tidak terorganisir. Hal itu dikarenakan mereka belum banyak mengalami berbagai peristiwa yang berkaitan dengan bisnis.
Minggu, 15 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar